Tuding Kena Tempel Makhluk Halus, Pria Ini Rudapaksa Putri Tirinya Saat Mandi Kembang

Berita91 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG — Seorang pria berinisial S (53) dibekuk aparat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tangerang.

S diduga telah melakukan kekerasan seksual berupa pemerkosaan kepada anak di bawah umur yang tidak lain adalah putri tirinya.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazaruddin Yusuf mengatakan korban merupakan pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Pelaku melakukan kekerasan seksual atau pemerkosaan terhadap korban yang masih di bawah umur dan korban juga merupakan anak tiri dari tersangka,” ujar Kompol Arief Nazaruddin Yusuf, di Mapolresta Tangerang, Sabtu (12/1/2023)

Arief menjelaskan, peristiwa pemerkosaan terjadi pada Minggu, (31/12/2023) pukul 22.00 WIB di rumah pelaku di kawasan Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. 

Pelaku melancarkan aksinya dengan menggunakan modus memperdayai korban.

Baca juga: Tampang Ayah Rudapaksa Bocah 12 Tahun di Pesanggrahan, Alasannya Nafsu Lihat Anak Tidur

Dimana ia mengatakan bahwa korban diikuti atau ketempelan mahluk halus atau mahluk gaib.

Ibu korban yang juga merupakan istri dari S, mempercayai hal tersebut.

Sehingga meminta kepada suaminya agar segera mengobati korban.

Baca juga: Kejam, Remaja Korban Rudapaksa Ayah Kandung di Tangsel Malah Diusir Warga, Dianggap Bawa Aib

Guna memuluskan niatnya, S meminta ibu korban terlebih dahulu keluar untuk menjauh dari rumah sebagai salah satu syarat pengobatan. 

“Setelah itu, korban dimandikan dengan kembang 7 rupa oleh pelaku dan langsung menjalani aksinya memperkosa korban,” kata dia.

“Dalam melakukan aksinya, pelaku mengancam korban agar tidak menceritakannya kepada siapa pun,” sambungnya.

Kendati demikian, ibu korban akhirnya mengetahui peristiwa kelam yang dialami oleh putrinya tersebut.

Baca juga: Bripda FA Terbebas dari Tuduhan Rudapaksa Seorang Wanita di Makassar, Ternyata Memang Suka Sama Suka

Baca Juga  Uang Panas Rafael Alun Mengalir untuk Bisnis Investasi? Ini Kata KPK : Okezone Nasional

Selanjutnya, ibu korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Tangerang.

Setelah melalui penyelidikan polisi akhirnya meringkus pelaku.

“Akibat perbuatannya tersebut, S ditetapkan sebagai tersangka dengan disangkakan Pasal 81 dan/atau Pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak,” ucapnya.

“Tersangka terancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda Rp 15 miliar,” jelas Kompol Arief Nazaruddin Yusuf. (M28)

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News

 
 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *