Timnas AMIN Tidak Masalah Jika KPU RI Gunakan Format Town Hall Meeting di Debat Pilpres Selanjutnya

Berita240 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM JAKARTA – Waketum Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara mengkritik venue hingga format debat Pilpres yang diselenggarakan KPU RI.

Sara mengusulkan format debat diganti menjadi town hall meeting.

Awalnya, Sara mengkritik lokasi penyelenggaraan debat di luar ruangan atau outdoor.

Sara menyebut bahwa arena debat sangat panas, karena dipenuhi dengan pencahayaan, namun tak ada AC.

Menanggapi hal itu, Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi, mengaku tak masalah soal format yang diputuskan KPU nantinya. 

“Selama itu disepakati oleh tiga paslon saya pikir nggak ada masalah,” kata Syaugi kepada wartawan di rumah pemenangan AMIN, Jalan Dipenogoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12/2023).

Menurut eks Kabasarnas itu, format yang diterapkan pada debat perdana lalu sudah baik dan fair.

Baca juga: Politisi PKS Sebut Prabowo Belum Move On saat Sindir Anies Jadi Gubernur DKI Jakarta di Debat Capres

“Mungkin nanti ada podium atau apalah saya belum tahulah, tetapi apapun itu yang penting disepakati oleh tiga tim paslon masing-masing,” jelas Syaugi.

Syaugi menerangkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, debat cawapres nantinya bakal digelar di Jakarta Convention Center. 

“Kalau enggak salah ya, formatnya masih sama kayak kemarin,” imbuhnya.

Diberikan sebelumnya, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara berpendapat format debat Pilpres 2024 belum optimal untuk menggali gagasan dari setiap paslon.

“Kalau misalkan debat yang berlangsung saat ini, itu dengan adanya tiga langsung pada saat bersamaan. Ini kurang bisa mendalami gagasan-gagasan secara maksimal,” kata Sara di bilangan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2023).

Sara mengusulkan format debat kandidat diganti menjadi semacam town hall meeting yang diisi para pakar atau perwakilan lintas generasi untuk menanyakan sekaligus mendalami gagasan para paslon.

Baca Juga  Gerakan Boikot Produk Israel Starbucks dan H&M Terancam Tutup, Impor ke Indonesia Anjlok

Sara berpendapat bahwa format semacam itu akan lebih bisa mendalami gagasan para kandidat ketimbang format debat yang diterapkan hari ini.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *