Tampang Dua Pelaku yang Keroyok Asisten Saipul Jamil, Ngaku Khilaf hingga Tersulut Emosi

Berita133 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, KEBON JERUK — Dramatisnya penangkapan asisten penyanyi dangdut Saipul Jamil karena penyalahgunaan narkoba membuat publik menyoroti pihak-pihak yang tertangkap kamera melakukan tindakan bak preman jalanan.

Sejumlah masyarakat menyalahi polisi yang bertindak arogan karena melakukan kekerasan dan melontarkan kalimat-kalimat kasar.

Padahal dalam penangkapan tersebut, ada dua warga sipil yang ikut melakukan pengeroyokan, mulai dari memiting, memukul, hingga melontari kata-kata tak pantas.

Keduanya adalah I alias Busuk (32) dan RP alias Ucok (26) yang kini ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Pasalnya, kedua orang tersebut mengaku melakukan penganiayaan karena kesal telah diserempet oleh asisten penyanyi dangdut tersebut.

Di hadapan awak media, keduanya pun meminta maaf.

“Sebelumnya saya minta maaf atas kejadian itu karena kami khilaf. Sekali lagi saya minta maaf kepada bapak polisi semua, kami telah memukul driver (Steven) itu,” kata Busuk mewakili kedua korban. 

Busuk berkata, alasannya nekat ikut mengejar dan mengeroyok Steven adalah karena geram temannya menjadi terluka usai terserempet.

Baca juga: Kompolnas Sebut Penangkapan Asisten Saipul Jamil karena Narkoba Adalah Bentuk Tangkap Tangan

Sementara Steven tetap melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan tak bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Karena kami menjadi korban tabrak dari dia dan teman kami ada luka, makanya kami emosi ikut bantu ngejar. Sampai di sana dapat, kami langsung masuk dan memukul, karena saya khilaf emosi,” jelas Busuk.

“Sekali lagi saya minta maaf kepada supirnya, kepada bapak-bapak, saya minta maaf sedalam-dalamnya agar kami dimaafkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi menyebut jika pihaknya tetap melanjutkan proses hukum pada dua tersangka tersebut.

Pasalnya, kedua orang itu sudah melakukan tindakan main hakim sendiri, meskipun ia menjadi korban.

Baca Juga  Tangani Inflasi, Pj Gubernur Babel Safrizal Gelar Pasar Murah hingga Gerakan Tanam Cabai

“Meskipun ada upaya-upaya katakanlah untuk dilakukan kegiatan restorative justice, tapi kami belum mencapai, melihat ke arah situ,” kata Syahduddi dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *