Perpres Publisher Right Diteken, Jokowi Minta Belanja Iklan Pemerintah Diutamakan ke Perusahaan Pers

Berita34 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (20/2/2024).

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa dirinya telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Publisher Right.

Perpres itu terkait tanggung jawab platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas.

“Setelah sekian lama, setelah melalui perdebatan panjang akhirnya kemarin saya menandatangani peraturan presiden tentang tanggung jawab platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas atau yang kita kenal sebagai Perpres publisher right,” kata Joko Widodo, Selasa (20/2/2024).

Presiden Jokowi menerangkan bahwa hal itu dilakukan berdasarkan sikap pemerintah dalam menyadari beragam tantangan yang dihadapi oleh insan pers di era digital.

Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya untuk mendukung pers yang adaptif dengan tetap hormati kebebasan pers.

“Serupa yang sudah saya sampaikan pada peringatan Hari Pers Nasional tahun lalu, jurnalis berkualitas dan berkelanjutan industri media konvensional menjadi perhatian penting pemerintah dan ini yang dinanti-nanti,” terang Presiden Jokowi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Presiden Jokowi Besok Lakukan Reshuffle, AHY Masuk Kabinet?

Presiden Jokowi menuturkan sebelum menandatangani perpres tersebut, beberapa pihak telah melalui proses yang dinilainya sangat panjang.

Sebab terdapat beragam perbedaan pendapat, dan ia tahu hal itu membuat melelahkan bagi banyak pihak karena sulit menemui titik temu sebelum akhirnya ditandatangani.

“Aspirasinya tidak benar-benar bulat, ada perbedaan aspirasi antara media konvensional dan platform digital besar, dan kami harus timbang-timbang terus implikasinya,” ujar Presiden Jokowi.

“Setelah mulai ada titik kesepakatan atau titik temu ditambah lagi dengan Dewan Pers yang mendesak terus perwakilan perusahaan pers dan perwakilan asosiasi juga mendorong terus akhirnya kemarin saya menaikkan Perpres tersebut,” tutur Presiden Jokowi.

Baca Juga  Anies Baswedan Optimis Raih 70 Persen Suara di Provinsi Banten pada Pilpres 2024

Baca juga: Presiden Jokowi Bertemu Surya Paloh, Timnas AMIN Yakin Nasdem Tetap Istiqomah di Koalisi Perubahan

Orang nomor satu di Indonesia itu pun mengingatkan dalam Perpres tersebut para insan jurnalisme dapat memperkuat jurnalisme berkualitas yang jauh dari konten-konten negatif.

Tidak hanya itu, jurnalisme juga dapat mengedukasi untuk kemajuan Indonesia.

“Kami juga ingin memastikan keberlanjutan industri media nasional, kami ingin kerja sama yang lebih adil antara perusahaan pers dan platform digital. Kami ingin memberikan kerangka umum yang jelas bagi kerja sama perusahaan pers dan platform digital,” jelas Presiden Jokowi.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *