Batalnya Perpanjangan Waktu Gencatan Senjata, Pertempuran Israel-Hamas Makin Panas

Berita342 Dilihat

WARTAKOTALIVECOM – Berakhirnya masa gencatan senjata, pertempuran antara Israel dan Hamas kembali terjadi lagi.

Pertempuran semakin panas terjadi di wilayah Jalur Gaza pada Jumat (1/12).

Bahkan tentang rencana perpanjangan gencatan senjata ini pun batal terlaksana setelah Israel membombardir Gaza bagian selatan dengan jet-jet tempur mereka sekitar pukul 07.00pagi waktu setempat.

Dikutip dari Jerusalem Post melaporkan pihak pasukan pertahanan Israel atau IDF telah menerbitkan peta yang membagi Jalur Gaza menjadi zona siaga kecil yang akan digunakan untuk memberikan instruksi keselamatan kepada warga sipil Palestina di Jalur Gaza pada hari Jumat.

Upaya ini dibuat sebagai bagian dari usaha yang berkelanjutan untuk melindungi non-kombatan yang digunakan oleh Hamas sebagai tameng manusia.

Namun ternyata korban di kalangan sipil pun tetap banyak yang berguguran.

Sementara itu Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan, setidaknya ada 21 orang tewas ketika Israel membombardir kota tersebut.

Korban tewas terdiri dari dua orang di utara, tujuh di Gaza tengah dan 12 di selatan.

Kemudian Al Jazeera melaporkan, Jalur Gaza berada di bawah serangan artileri berat hingga pemboman udara oleh pasukan pendudukan.

Dilansir dari Al Jazeera, Tareq Abu Azzoum melaporkan dari Khan Younis di Gaza selatan menyebutkan hingga saat ini sejumlah warga sipil masih terkepung.

 “Dalam beberapa jam mendatang, kita mungkin akan menyaksikan peningkatan jumlah serangan Israel di wilayah ini.”

Selain itu Tareq Abu Azzoum mengatakan bahwa di utara, terdapat bangunan tempat tinggal di kamp pengungsi Jabalia yang hancur akibat serangan.

Lalu di Gaza tengah banyak tank-tank ditembaki di dekat kamp pengungsi Nuseirat dan Bureij.

Sementara di bagian selatan, sebuah rumah di Rafah hancur total.

“Saat ini, suara ledakan Israel terdengar di selatan, daerah yang direkomendasikan oleh pemerintah Israel sebagai daerah yang aman bagi warga sipil untuk melarikan diri,” kata Abu Azzoum.

Baca Juga  Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp250.000 Bakal Berlaku Selama 3 Tahun : Okezone Economy

“Pertempuran ini memberi warga Palestina hanya satu pilihan, bahwa mereka akan hidup kembali di bawah pengeboman Israel yang akan menghancurkan semua sarana kehidupan di Jalur Gaza,” tambahnya.

Adanya peringatan evakuasi menunjukkan bahwa Israel sekarang berencana untuk lebih menargetkan wilayah di selatan Jalur Gaza setelah memusatkan sebagian besar pemboman di utara wilayah kantong tersebut pada minggu-minggu sebelum gencatan senjata.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *