Anak Muda Percaya Prabowo Mampu Lakukan Penegakan Hukum, Natalius Pigai: Bersih dari Pelanggaran HAM

Berita306 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi sosok yang diyakini anak-anak muda paling mampu melakukan penegakan hukum di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan dalam acara “Kongko Fanta Law Jelang Debat Pilpres: Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme” yang digelar di markas TKN Fanta, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2023).

Baca juga: Usung Program Susu dan Makan Siang Gratis bersama Prabowo, Gibran Ungkap Alasannya

Koordinator Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) Klaster Hukum, Andi Ryza Fardiansyah mengatakan, diantara ketiga pasangan calon presiden-dan wakil presiden peserta Pilpres 2024 hanya Prabowo yang menjabat sebagai ketua umum partai.

Sebagai ketua umum partai, tentunya Prabowo memegang kendali penuh atas kebijakan politik partainya dan minim intervensi.

“Kalau kita bicada penegakan hukum, reformasi birokrasi, yang paling bisa menjamin hukum itu tegak adalah orang yang paling kecil peluang intervensinya,” kata Andi.

Hal senada juga disampaikan Caleg DPRD DKI Jakarta, Osco Olfriady Letunggamu mengatakan, penegakan hukum erat kaitannya dengan proses pembuatan undang undang di DPR.

Sebagai ketua umum parpol yang membawahi fraksi-fraksi di DPR, Osco menyebut Prabowo punya wewenang utuh untuk mengawal agar penegakan hukum dapat berjalan on the track.

Baca juga: Prabowo-Gibran Bertekad Gencarkan Hilirisasi Digital Demi Dukung Anak Muda Indonesia

“Pak Prabowo adalah satu-satunya capres yang juga ketua umum. Beliau bukan petugas partai. Jika beliau jadi presiden, maka beliau bisa garansi penegakan hukum. Karena produk hukum itu dibahas di legislatif. Di sana ada fraksi yang merupakan representasi dari partai. Siapa bosnya fraksi, ya ketumnya,” kata Osco.

Sebagai wakil anak muda, Osco mantap melabuhkan dukungan kepada sosok capres yang independen dan tak gampang diintervensi oleh kekuatan di sekitarnya, salah satunya dari partai politik.

Baca Juga  Siapa Pembalap MotoGP yang Pertama Kali Jatuh di Sirkuit Mandalika? Ini Sosoknya : Okezone Sports

Sebab, saat dilantik menjadi Presiden, seseorang bukan lagi menjadi abdi partai, melainkan menjadi abdi rakyat.

“Kita ingin capres yang bisa menjamin penegakan hukum. Saya yakin Pak Prabowo merupakan ketum partai besar yang tudak punya ruang untuk diintervensi,” jelasnya.

Baca juga: Ravindra Airlangga Sebut Prabowo-Gibran Sosok Visioner, Mampu Wujudkan Hilirisasi Digital

Sementara itu, pengacara sekaligus akademisi Muhammad Rizal Rustam juga mengatakan, anak-anak muda punya peran besar dalam mengawal proses penegakan hukum di Tanah Air.

Hal itu tampak pada fenomena ‘perang tagar’ di lini masa media sosial dalam mengawal sejumlah isu hukum, salah satunya seperti revisi UU KPK.

Rizal menilai, ada fenomena ketidakpercayaan anak muda kepada kinerja aparat penegak hukum. Sebagai solusi, Prabowo-Gibran menawarkan gaji tinggi untuk aparat penegak hukum agar bekerja profesional dan tidak korupsi.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *